Ibuku Wanita Terhebat

Ibu adalah madrasah pertama dalam proses pendidikan manusia. Ia membawa peran penting dalam kehidupan. Generasi hebat adalah karya dari pendidikan keluarga yang sukses dari ibu.

Pekerjaan ibu bukan hanya mengurus rumah tangga. Tugas utama ibu adalah mendidik anak-anaknya untuk bisa mewujudkan generasi yang alim, faqih, berakhlak mulia, dan mandiri.

Setiap hari ibu harus mengurus semua pekerjaan rumah, mulai dari A sampai Z. Pekerjaan rumah adalah sebuah pekerjaan yang tidak pernah ada habisnya. Selesai memasak dan menyiapkan makanan, ibu harus mencuci piring, dilanjutkan lagi dengan menyapu dan mengepel lantai, belum lagi tumpukan pakaian yang harus dicuci dan disetrika. Kadang semua ia lakukan sendiri tanpa pamrih, mulai dari pagi hingga malam hari non stop.

Sebagai anak, ada baiknya kita juga ikut membantu orangtua melakukan pekerjaan rumah. Selain meringankan pekerjaan ibu, kita juga bisa belajar mandiri. Nabi pun saat di rumah ikut membantu pekerjaan keluarganya.

Aisyah pernah ditanya, “Apa yang Nabi lakukan ketika berada di tengah keluarganya?” Aisyah menjawab, “Rasulullah biasa membantu pekerjaan keluarganya di rumah. Jika telah tiba waktu salat, beliau berdiri dan segera mengerjakan salat.”

Ibu juga dituntut untuk memiliki ilmu dan keterampilan keorangtuaan atau parenting skill. Pendidikan keluarga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan pendidikan secara utuh dan kaaffah. Karena keluarga adalah tempat lahirnya benih generasi sejak dalam kandungan hingga dewasa. Peran ibu tidak dapat tergantikan meski anak bersekolah di universitas ternama dengan fasilitas terbaik.

Ibu merupakan teman yang paling dekat dengan anak. Anak cenderung mencontoh orang terdekatnya, yaitu orangtua. Pendekatan pada anak dengan ilmu dan hikmah menjadikan anak lebih banyak bertanya, berinteraksi, dan belajar dengan orangtuanya.

Seorang ibu harus menjadi figur yang baik di mata anak-anaknya. Sosok yang bisa memberikan contoh yang baik dengan cara selalu menemani dan menjadi tempat bersandar bagi anak-anaknya untuk mencurahkan isi hati dan pikirannya. Kedekatan emosional antara ibu dan anak inilah yang harus dibangun agar ibu dapat mengantarkan anak-anaknya menuju gerbang kesuksesan.

Leave a Reply