GAYO 2019: Ajang Silaturahim PPM se-Jawa dan Sumatera

Presentasi peserta PPM AFM
Presentasi peserta PPM AFM

Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Faqih Mandiri (PPM AFM) bersama Forum Sarjana Mubaligh dan Mahasiswa Indonesia (FORSMI) mengadakan sebuah kegiatan sarasehan dan festival antar PPM se-Jawa dan Sumatera bertajuk “GAYO: Gathering with You 2019”.  

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan dari berbagai PPM di antaranya adalah PPM Nurul Hakim Bandung, PPM Nashrulloh Indramayu, PPM Roudhotul Jannah Bandung, PPM Baitul Ilmaini Bogor, PPM Sulthon Aulia Jakarta Timur, PPM Bina Insan Mulia Jakarta Selatan, PPM Minhajurrosyidin Pondok Gede Jakarta Timur, PPM Baitusshodiq Kota Bandar Lampung, PPM Achmad Al-Basyarie Serang Banten, PPM Al-Awwabiin Sukarame Bandar Lampung, PPPM Nurul Huda Serbajadi Lampung, dan PPM Miftahul Huda Pekanbaru.

Dalam kegiatan sarasehan, setiap pengurus PPM melakukan presentasi mengenai program dan kurikulum masing-masing. Selain itu, dilakukan sesi focus group discussion untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi terkait hambatan dan tantangan yang selama ini dialami dalam mengurus PPM, serta mencari bagaimana strategi untuk dapat menghasilkan lulusan sarjana yang mubaligh/mubalighot dan berkarakter profesional religius.

Perhelatan ini juga mangadakan beberapa perlombaan untuk menampung minat dan bakat para santri PPM yaitu lomba asah pendapat, proposal bisnis, dan video kreatif.

Dalam lomba asah pendapat, setiap santri dibagi menjadi kelompok pro dan kontra yang mana keduanya beradu argumen mengenai isu-isu kebangsaan yang disajikan dalam banyak mosi. Lomba ini bertujuan untuk mengasah kemampuan berpikir para santri dengan tetap menjunjung sikap nasionalisme generasi penerus sebagai tombak perjuangan bangsa.

Peserta bersama para panitia berfoto dalam penutupan acara GAYO 2019.

Dalam lomba proposal bisnis, para santri dilatih untuk mampu berinovasi bagaimana memanfaatkan peluang bisnis dengan tanpa melupakan kelestarian lingkungan yang saat ini tengah menjadi permasalahan global. Sedangkan dalam lomba video kreatif, para santri ditantang untuk dapat menyajikan sebuah visualisasi mengenai ide kontribusi apa yang dapat dilakukan santri untuk bumi yang lebih sehat.

Dengan berlangsungnya kegiatan sarasehan dan festival ini, setiap unsur PPM baik pengurus atau santri dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitasnya untuk sama-sama berjuang dalam mencetak generasi penerus yang sarjana dan mubaligh/mubalighot, serta memiliki daya juang untuk bersaing dan berkontribusi bagi sekitar.

Leave a Reply